Skip to main content

Featured Project

Problem Identification

Berdasarkan kondisi internal Tymbi & Co, terdapat permasalahan dalam membangun dan mempertahankan daya saing brand di tengah perkembangan industri jewelry yang semakin kompetitif. Keterbatasan kehadiran digital berpotensi membuat komunikasi brand dengan calon konsumen belum optimal, sehingga peluang untuk membangun awareness, engagement, dan hubungan jangka panjang dengan konsumen menjadi terbatas. Hal ini dapat menyebabkan Tymbi & Co belum memiliki brand presence yang cukup kuat untuk menjadi pilihan utama ketika konsumen mencari produk jewelry.

Di sisi lain, sistem Pre-Order pada produk custom dapat menciptakan gap antara ekspektasi konsumen terhadap kecepatan pembelian dengan proses pemenuhan produk. Konsumen yang membeli jewelry sebagai hadiah atau untuk kebutuhan pada waktu tertentu membutuhkan kepastian mengenai ketersediaan dan waktu penerimaan produk. Apabila waktu tunggu tidak sesuai dengan ekspektasi, hal tersebut dapat memengaruhi keputusan pembelian maupun kepuasan pelanggan.

Permasalahan lainnya adalah belum optimalnya diversifikasi kebutuhan dan momen penggunaan produk. Ketika produk lebih banyak dikaitkan dengan couple atau gifting, keputusan pembelian menjadi lebih bergantung pada momen dan tren tertentu. Kondisi ini dapat menyulitkan brand dalam menjaga relevansi produk dan menciptakan permintaan yang lebih konsisten sepanjang tahun. Selain itu, persaingan pada segmen harga rendah hingga menengah menimbulkan tantangan bagi Tymbi & Co untuk menciptakan alasan pembelian yang tidak hanya didasarkan pada harga, sehingga diperlukan diferensiasi yang lebih kuat melalui identitas brand, nilai produk, desain, maupun pengalaman konsumen.