Skip to main content

Featured Project

Narrative Co – SWOT

Strengths
  • Harga menu ekonomis (Rp5.000–Rp25.000) yang sesuai dengan daya beli target pasar Gen Z dan remaja di sekitar Pasar Anyar Tangerang
  • Variasi menu cukup lengkap untuk skala kedai kecil: basic coffee based, milk based, coffee mocktail, dan manual brew
  • Tim sudah punya pengalaman menjalankan penjualan online sejak Mei 2022, termasuk pemakaian kanal GoFood/ShopeeFood
  • Sudah punya identitas merek baru (Narrative Co) dengan resep dan vibes sendiri, tidak terikat kontrak/kerja sama lama yang membatasi
Weaknesses
  • Lokasi di dalam Pasar Anyar Tangerang membuat kedai sulit ditemukan calon pelanggan baru, ini adalah kelemahan struktural, bukan sekadar masalah promosi
  • Brand awareness masih sangat rendah menurut pengakuan pemilik sendiri, dan ini sudah memengaruhi penjualan
  • Tim hanya 3 orang yang kemungkinan merangkap banyak peran (produksi, kasir, operasional), sehingga kapasitas untuk mengerjakan pemasaran digital secara konsisten terbatas
  • Belum ada indikasi penggunaan alat digital pendukung selain Instagram dan TikTok (misalnya iklan berbayar, sistem CRM, atau optimasi pencarian lokasi di Google Maps)
  • Usia operasional fisik masih sangat baru (buka 20 Agustus 2026), belum punya basis pelanggan tetap yang besar
Opportunities
  • Industri kedai kopi Indonesia masih tumbuh pesat (12% year-on-year, hampir 462 ribu gerai pada 2026), menandakan permintaan pasar yang masih besar meski persaingan ketat
  • Kebiasaan konsumen muda menjadikan kedai kopi sebagai “ruang ketiga” untuk bekerja dan bersosialisasi, sejalan dengan positioning vibes nyaman yang diklaim Narrative Co
  • Fitur lokasi digital (Google Maps, tag lokasi Instagram/TikTok) bisa langsung mengatasi masalah discoverability tanpa perlu pindah lokasi fisik
  • Platform pesan-antar (GoFood/ShopeeFood) bisa dipakai kembali untuk menjangkau pembeli yang tidak melewati area pasar secara fisik
Threats
  • Tiga kompetitor langsung di area yang sama (Kulumanu, Stance, Cottahaus) membuat persaingan lokal padat, dan diferensiasi Narrative Co (produk bagus + vibes + harga murah) relatif mudah ditiru
  • Hambatan masuk industri kedai kopi rendah, sehingga pesaing baru berpotensi terus bertambah di sekitar Tangerang
  • Kenaikan UMK Kota Tangerang 2026 sebesar 6,5% menjadi Rp5.399.405 berpotensi menaikkan tekanan biaya tenaga kerja jika tim bertambah
  • Tekanan kenaikan harga bahan baku kopi akibat penurunan produktivitas kebun domestik (disebut turun 15–20% akibat perubahan iklim) dapat menekan margin, terutama karena Narrative Co memosisikan diri di harga ekonomis dengan ruang gerak harga yang sempit