Berdasarkan kondisi internal dan eksternal perusahaan, terdapat beberapa permasalahan
utama yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan daya saing Makmur Jaya Motor, yaitu:
Keterbatasan Digital Marketing dan Brand Awareness
Makmur Jaya Motor belum mengoptimalkan media sosial dan kanal digital sebagai sarana
pemasaran dan komunikasi. Kondisi ini menyebabkan brand awareness masih terbatas dan
perusahaan lebih banyak bergantung pada pelanggan serta jaringan offline yang sudah dimiliki.
Jangkauan Pasar dan Distribusi yang Masih Terbatas
Meskipun perusahaan melayani bengkel, showroom, toko, reseller, dan konsumen pribadi,
jaringan distribusi masih dapat dikembangkan lebih luas, terutama ke berbagai wilayah di
Indonesia.
Informasi Produk Belum Mudah Diakses oleh Pelanggan
Variasi body part yang tersedia cukup banyak, namun informasi mengenai jenis produk,
kompatibilitas kendaraan, spesifikasi, harga, dan ketersediaan stok belum sepenuhnya mudah
ditemukan secara online.
Pengelolaan Ketersediaan dan Variasi Produk
Banyaknya jenis body part memberikan keunggulan dalam pilihan produk, tetapi sekaligus
menciptakan tantangan dalam pengelolaan inventory dan ketersediaan stok. Selain itu,
ketergantungan terhadap pemasok luar negeri membuat perusahaan memiliki keterbatasan dalam
mengendalikan waktu dan kontinuitas supply.
Persaingan Harga yang Semakin Ketat
Industri body part memiliki persaingan yang tinggi, baik dari supplier konvensional
maupun marketplace dan distributor online. Perbedaan harga yang kecil dapat memengaruhi
keputusan pembelian pelanggan.
Ketergantungan terhadap Supply dari Luar Negeri
Sebagian sumber produk berasal dari Malaysia dan China. Hal ini memberikan akses
terhadap variasi produk yang luas, tetapi juga membuat perusahaan menghadapi faktor eksternal
seperti fluktuasi nilai tukar, biaya logistik, kebijakan perdagangan, dan potensi gangguan
pengiriman.