Skip to main content

Featured Project

Let’s Chat with the Owner!

1. Apa keunggulan utama Lid’s Cafe dibandingkan cafe lain di Alam Sutera menurut Owner?

Jawaban:
Lid’s Cafe menghadirkan konsep modern coffee shop dengan harga yang terjangkau,memiliki fasilitas seperti sewa ruangan meeting room, menyediakan alat untuk karaoke, sound system, alat musik. Untuk ukuran coffee shop di kawasan Alam Sutera dengan harga mulai dari Rp.15,000 cukup kompetitif. Selain itu, Lid’s Cafe juga memiliki area parkir gratis sehingga cocok untuk konsumen yang ingin menghabiskan waktu dengan nyaman. Lid’s Cafe tidak hanya ditujukan bagi konsumen yang ingin makan atau minum, tetapi juga cocok bagi pekerja maupun pelajar yang membutuhkan tempat yang tenang untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan.

2. Apa tantangan atau kekurangan terbesar yang saat ini dihadapi Lid’s Cafe?

Jawaban:
Pertumbuhan coffee shop di kawasan Alam Sutera dan sekitarnya mulai semakin banyak dengan menghadirkan berbagai konsep yang beragam, serta keterbatasan meja untuk smoking indoor menjadi salah satu kekurangan yang saat ini dihadapi oleh Lid’s Cafe.  Hal ini memberikan banyak pilihan kepada konsumen dalam menentukan tempat untuk bersantai maupun mencicipi menu yang ditawarkan. Selain itu, strategi pemasaran yang masih perlu lebih aktif menjadi salah satu kekurangan yang saat ini dihadapi oleh Lid’s Cafe.

3. Bagaimana Owner melihat persaingan cafe di Alam Sutera, dan apa yang membuat konsumen memilih Lid’s Cafe dibandingkan kompetitor?

Jawaban:
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000–Rp55.000, sehingga konsumen dapat duduk dan menikmati cafe di kawasan Alam Sutera dengan harga yang relatif terjangkau. Lid’s Cafe juga menyediakan artisan tea yang cukup premium untuk ukuran coffee shop, dengan pilihan yang beragam dan memiliki daya tarik berupa free refill sehingga cocok untuk dinikmati bersama-sama. Selain itu, salah satu ciri khas Lid’s Cafe adalah kue serabi yang enak dan terjangkau, yang biasanya dipadukan dengan kopi gula aren Lid’s Cafe dan menjadi salah satu menu andalan yang banyak disukai konsumen.

4. Siapa target konsumen utama Lid’s Cafe saat ini, dan apakah ada target pasar yang ingin dikembangkan?

Jawaban:
Saat ini Lid’s Cafe memiliki target konsumen seperti pelajar, pekerja, konsumen yang melakukan WFC, ibu-ibu arisan, konsumen yang berdomisili disekitar area kawasan Alam Sutera serta pekerja kantoran yang membutuhkan tempat untuk bertemu dengan klien. Untuk target konsumen yang berpeluang dikembangkan, Lid’s Cafe dapat menjangkau komunitas yang ada di kawasan sekitar, seperti komunitas olahraga, beauty, baking, serta ikut mendukung berbagai event yang sedang berkembang. Target yang dinilai cukup berpeluang adalah event olahraga dan kegiatan sejenisnya.

5. Seberapa besar pengaruh perubahan tren dan gaya hidup konsumen terhadap menu, fasilitas, dan konsep Lid’s Cafe?

Jawaban:
Daya tarik terbesar Lid’s Cafe adalah tempatnya yang nyaman dan cocok untuk berbagai jenis occasion, seperti acara ulang tahun, meeting, maupun sekadar bersantai. Selain itu, pilihan menu yang tersedia juga menjadi salah satu pendukung agar Lid’s Cafe dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan berbagai aktivitas dan kebutuhan.

6. Bagaimana pemanfaatan media sosial, teknologi, kolaborasi, sponsorship, atau komunitas dalam mendukung pemasaran Lid’s Cafe saat ini?

Jawaban:
Saat ini sudah pernah dilakukan beberapa kegiatan sponsorship, seperti mendukung event club motor, support event ulang tahun, serta menjadi sponsor acara kantoran. Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan pemanfaatan media sosial. Namun, aktivitas media sosial masih belum aktif dan konsisten. Pada beberapa periode di awal hingga pertengahan tahun, terdapat aktivitas seperti posting, story, dan reels, tetapi untuk daily posting saat ini masih belum begitu aktif dan konsisten.

Dari sisi teknologi, Lid’s Cafe telah menggunakan sistem pembayaran cashless serta sistem reservasi online yang terintegrasi dengan sistem online.

7. Apakah terdapat faktor eksternal seperti perubahan harga bahan baku, daya beli masyarakat, kebijakan pemerintah, regulasi, atau kondisi lingkungan yang berdampak pada operasional Lid’s Cafe?

Jawaban:
Semua harga produk yang terdapat pada daftar menu sudah termasuk PPN sesuai dengan kebijakan pemerintah yang berlaku, sehingga konsumen tidak perlu membayar PPN dan service charge secara terpisah. Kebijakan tersebut telah diterapkan sejak awal Lid’s Cafe hadir.

Selain itu, Lid’s Cafe melihat potensi pasar dengan bekerja sama dengan reseller atau supplier produk seperti bahan baku susu, biji kopi, sirup, dan kebutuhan lainnya untuk mendukung kelancaran produksi coffee shop. Lid’s Cafe juga tetap mematuhi standar UMKM serta ketentuan gaji sesuai dengan wilayah tempat Lid’s Cafe beroperasi. Selain itu, pengelolaan limbah produksi, pengelolaan air bersih, dan sampah juga menjadi hal yang diperhatikan dalam operasional.

8. Dari seluruh sumber daya, fasilitas, lokasi, dan konsep yang dimiliki, apa yang menurut Ibu paling sulit ditiru oleh kompetitor dan paling penting untuk dikembangkan ke depannya?

Jawaban:
Konsep coffee shop dan ruang meeting dengan harga yang terjangkau serta kapasitas yang besar menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen. Apalagi harga yang ditawarkan untuk setiap produk cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000–Rp55.000, dengan berbagai pilihan menu seperti makanan berat, cemilan, kopi, non-kopi, milk based, dan tea. Hal tersebut membuat Lid’s Cafe cocok dikunjungi untuk bersantai, bekerja, maupun menghabiskan waktu bersama teman, keluarga, atau rekan kerja.

Namun, hal yang perlu dikembangkan ke depannya adalah strategi marketing, mulai dari pemanfaatan media sosial, aktif terlibat dalam kegiatan brand awareness seperti sponsorship, KOL, kolaborasi dengan brand, dan kegiatan lainnya. Daya tarik utama yang perlu terus  dikembangkan adalah meeting room dan konsep cafe.