
Bintang Putra Herliawan
William Pratama Shanny
Regina Chayadi
More Than Just Coffee.
Layers Coffee adalah coffee shop yang menghadirkan perpaduan kopi, rasa, dan suasana dalam satu tempat. Dengan ciri khas layering dan karakter kopi klasik, Layers Coffee menawarkan pilihan kopi, non-kopi, pastry, hingga konsep angkringan yang cocok untuk menikmati waktu bersama
Visi
Menjadi coffee shop yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Misi
Menghadirkan produk berkualitas, suasana nyaman, serta terus berinovasi mengikuti kebutuhan dan selera



SWOT
Strengths: Karakter layering, cita rasa kopi klasik, menu beragam, serta konsep coffee shop + angkringan.
Weaknesses: Pasar belum kuat, media sosial belum optimal, dan lokasi cukup menjadi tantangan.
Opportunities: Penguatan media sosial, KOL, pengembangan menu, dan aktivitas angkringan.
Threats: Persaingan F&B tinggi, banyak alternatif tempat, serta perubahan tren dan selera konsumen.
Problem Identification
Tantangan utama Layers Coffee adalah membangun pasar dan meningkatkan awareness. Faktor utamanya meliputi lokasi, pemasaran yang belum maksimal, serta pemanfaatan media sosial dan KOL yang masih kurang.
PESTLE
Layers Coffee menghadapi berbagai faktor eksternal, mulai dari pajak dan perizinan, daya beli konsumen, perubahan tren, perkembangan media sosial, cuaca, hingga regulasi keamanan makanan dan ketenagakerjaan.
Porter’s Five Forces
Persaingan bisnis Layers Coffee tergolong tinggi. Rivalitas kompetitor, produk pengganti, dan daya tawar konsumen berada di tingkat High, ancaman pemain baru Medium–High, sedangkan daya tawar pemasok Medium.
VRIO
Keunggulan Layers Coffee terletak pada karakter layering & kopi klasik serta konsep coffee shop + angkringan. Keduanya menjadi Temporary Competitive Advantage, sementara variasi menu dan fasilitas berada pada Competitive Parity.