
1. Dominasi konten berbasis AI dan desain
Konten edukasi sudah cukup banyak. Tapi, sebagian besar berupa visual/desain yang dibuat secara digital/AI. Belum banyak konten yang memperlihatkan aktivitas bisnis secara nyata.
2. Minimnya human/real presence
Belum banyak video yang menampilkan orang asli dari Birojasa Tricia, contohnya seperti:
- karyawan menjelaskan layanan birojasa Tricia.
- proses kerja di balik layar
- suasana kantor/cabang
- customer experience
- video tanya jawab dengan karyawan ttg birojasa Tricia
- proses pelayanan (dengan tetap menjaga privasi dokumen/customer)
3. Trust dan authenticity belum dimaksimalkan
Karena Birojasa Tricia mengurus dokumen kendaraan, kependudukan, bisnis, dan konsultasi hukum, calon customer harus merasa:
“Oh, ini bisnis beneran. Ada orangnya. Ada tempatnya. Mereka memang ngerti prosesnya. Bakal aman ga kalau dokumen gue kasih ke mereka?”
Nah, konten AI di sini bisa menyampaikan informasi, tapi “real content” bisa memberikan bukti dan rasa percaya kepada calon cust. Serta bisa membuat komunikasi terasa lebih personal, relatable, dan interaktif.
4. Service advantage belum terlihat secara maksimal di media digital
Keunggulan seperti antar-jemput dokumen, same day service, proses SIM yang cepat, fast response, keamanan dokumen, pembayaran di akhir, dan transparansi belum sepenuhnya menjadi fokus komunikasi digital.