Skip to main content

Featured Project

PORTER’S

TABLE PORTER’S 5 FORCE

PENJELASAN

Competitive Rivalry (Tinggi)

  • Banyak pesaing gudeg di Bintaro/Graha Raya: Gudeg Bu Dibyo, Nasi Gudeg & Liwet Cah Solo, Gudeg Jogja Pawon Cah Ayu Bintaro, Gudeg Kandjeng, Gudeg Yogya Srikandi, Gudeg Bude, dan Gudeg Yogya Ibu Ani.
  • Gudeg Keraton berada di segmen pasar menengah, dengan harga menu utama sekitar Rp20.000–Rp60.000.
  • Harga Gudeg Keraton dan pesaing relatif berdekatan, sehingga konsumen mudah membandingkan harga, porsi, dan lauk.
  • Persaingan meliputi harga, rasa, porsi, variasi menu, pelayanan, lokasi, kenyamanan, dan ulasan.
  • Penjualan juga melalui GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, sehingga persaingan terjadi secara offline maupun digital.

Threat of New Entrants (Sedang)

  • Bisnis kuliner relatif mudah dimulai dalam skala kecil, termasuk melalui online food delivery.
  • Pemain baru tidak harus memiliki restoran besar untuk mulai menjual produk.
  • Gudeg Keraton sudah memiliki lokasi, pelanggan, reputasi, dan sistem operasional yang perlu dibangun dari awal oleh pemain baru.
  • Legalitas, sertifikasi, dan HAKI dapat menjadi hambatan tambahan bagi pemain baru.

Bargaining Power of Suppliers (Sedang)

  • Gudeg Keraton sudah memiliki kontrak/kesepakatan dengan pemasok untuk mengatur kebutuhan bahan baku.
  • Kerja sama tersebut membantu menjaga ketersediaan dan kualitas bahan.
  • Bahan baku seperti beras, telur, ayam, nangka, cabai, dan bumbu tersedia dari beberapa sumber.
  • Pergantian pemasok tetap perlu mempertimbangkan harga, kualitas, ketersediaan, konsistensi, dan ketepatan pengiriman.
  • Pemasok tetap dapat memengaruhi biaya operasional melalui perubahan harga dan ketersediaan bahan.

Bargaining Power of Buyers (Tinggi)

  • Konsumen memiliki banyak pilihan restoran dengan range harga yang berdekatan.
  • Gudeg Keraton berada di kisaran Rp21.500–Rp56.500, sedangkan Gudeg Bu Dibyo sekitar Rp27.500–Rp53.000 untuk beberapa menu gudeg.
  • Konsumen dapat membandingkan harga, porsi, lauk, kualitas, rating, ulasan, dan promo.
  • Biaya untuk berpindah ke restoran lain relatif rendah, sehingga konsumen mudah mencoba pilihan lain.
  • Tren makanan seperti ayam geprek dengan berbagai modifikasi, termasuk mozzarella dan variasi sambal, menunjukkan konsumen mudah tertarik pada produk dengan variasi atau pengalaman baru.

Threat of Substitutes (Tinggi)

  • Gudeg dapat digantikan oleh berbagai pilihan makanan seperti bakso, nasi padang, ayam, soto, makanan cepat saji, dan makanan Nusantara lainnya.
  • Konsumen memilih makanan berdasarkan selera, harga, lokasi, dan kebutuhan.
  • Konsumen tidak harus memilih gudeg untuk memenuhi kebutuhan makan.
  • Gudeg Keraton sendiri memiliki alternatif menu seperti ayam, bebek, soto, nasi tempong, nasi langgi, dan rawon.
  • Banyaknya pilihan membuat konsumen memiliki alternatif yang tinggi ketika tidak memilih gudeg.